Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih (sosdiklih) Pemilu 2019 terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang melalui bantuan Relawan Demokrasi.

Pada Jumat (8/2), Relawan Demokrasi Basis Disabilitas melanjutkan sosialisasi kepada para penyandang difabel di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) Bhakti Wanita Lumajang.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti 35 peserta yang terdiri dari tuna rungu wicara, tuna grahita, tuna netra, dan tuna daksa. Dari jumlah peserta, 16 orang diantaranya akan menyalurkan hak pilih pertama kali pada Pemilu 2019.

“Ada 16 peserta yang baru akan melakukan pemungutan suara untuk pertama kalinya pada 17 April mendatang. Ini sudah ada penekanan khusus dalam mengenalkan Pemilu serentak 2019 beserta tata cara mencoblos yang benar” ujar Muhamad Ridhol Mujib Komisioner KPU Kabupaten Lumajang saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Ridho panggilan akrabnya menilai kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Relawan Demokrasi Basis Disabilitas ini merupakan bentuk pertanggungjawaban mereka untuk menyebarkan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan sosialisasinya, Relawan Demokrasi yang merupakan kepanjangan tangan KPU Lumajang ini terus mengingatkan peserta agar datang ke TPS pada tanggal 17 mendatang.

“Mereka juga memaparkan 5 jenis surat suara denga warna yang berbeda, diantaranya warna abu-abu untuk surat suara Presiden dan Wakil Presiden, warna kuning untuk DPR RI, warna merah untuk DPD, warna biru untuk DPRD Propinsi, dan hijau untuk DPRD Kabupaten.” pungkasnya (hes)