Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Relawan Demokrasi kunjungi desa terpencil di kaki Gunung Semeru, Desa Ranupani pada Rabu (4/4).

Kunjungan Relawan Demokrasi ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi Pemilu Basis Keagamaan.

Sosialisasi kali ini menyasar anggota Pesamuan di Dusun Sidodadi, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro.

Hujan yang cukup deras tak menyurutkan semangat Relawan Demokrasi Basis Keagamaan untuk melakukan sosialisasi di Desa Ranupani.

Sosialisasi sukses dilaksanakan meskipun tidak semua anggota pesamuan hadir dikarenakan hujan.

Peserta yang hadir dalam sosialisasi tersebut sebanyak 20 orang, yang terdiri dari pemangku, Ketua Adat Umat Hindu, Kasun Sidodadi serta 17 ibu-ibu pengajian agama Hindu.

Secara gamblang, Relawan Demokrasi menjelaskan materi Pemilu yang meliputi warna dan jenis surat suara, tata cara mencoblos ketika datang ke TPS, dan deskripsi surat suara yang sah dan tidak sah.

Relawan Demokrasi juga mengajak peserta untuk meluangkan waktu pada tanggal 17 April nanti untuk datang ke TPS dan menggunakan hak suaranya.

Bambang selaku Ketua Adat Umat Hindu (Dukun) mengatakan bahwa sosialisasi semacam ini sangat bermanfaat karena banyak warga setempat yang masih bingung dengan Pemilu Serentak 2019 ini.

Namun, setelah mengikuti sosialisasi ini, Bambang merasa sudah mendapat gambaran mengenai Pemilu 2019.

Usai melakukan sosialisasi kepada anggota Pesamuan, Relawan Demokrasi Basis Keagamaan melanjutkan kegiatan sosialisasinya kepada anggota Persekutuan Rumah Tangga Umat Kristen Dusun Besaran Desa Ranupani.

Suhu dingin yang menjadi ciri khas daerah lereng pegunungan di Desa Ranupani tidak menghalangi niat Relawan Demokrasi Basis Keagamaan, utntuk mensosialisasikan Pemilu 2019.

Peserta yang hadir dalam sosialisasi ini ada sekitar 20 orang, yang juga dihadiri Kasun Besaran.

Seperti sosialisasi sebelumnya, Relawan Demokrasi menjelaskan secara gamblang mengenai jenis surat suara, tata cara mencoblos ketika datang ke TPS, deskripsi surat suara yang sah dan tidak sah.

Ajakan untuk datang ke TPS pada 17 April nanti juga diserukan Relawan Demokrasi untuk para warga.

Kepala Dusun Besaran, Benyamin juga berkomitmen untuk melakukan sosialisasi lanjutan kepada warganya. (hes)