Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Sebanyak 55 orang Relawan Demokrasi (Relasi) Pemilu Serentak 2019 akan diberikan pembekalan selama dua hari oleh KPU Kabupaten Lumajang. Pembekelan ini sebagai bentuk penguatan komitmen dan penanaman integritas sebagai Relasi dalam melaksanakan tugas-tugas kepemiluan yang akan diemban selama tiga bulan kedepan. Pembekalan yang akan digelar mulai tanggal 21-22 Januari 2019 akan diisi sejumlah pemateri kompeten sesuai bidangnya. Seperti Bawaslu Kabupaten Lumajang yang akan memberikan materi terkait kode etik relawan dan penegakan hukum pemilu, serta materi public speaking yang akan diisi oleh Dosen Fisip Unej Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos., M.Si.

Komisioner KPU Lumajang Muhamad Ridhol Mujib yang membidangi Relawan Demokrasi ini menuturkan pembekalan ini wajib diikuti oleh semua Relasi yang sudah ditetapkan KPU beberapa hari lalu. Ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pembentukan Relasi sebelum nantinya akan terjun ke masyarakat sesuai basis yang telah dipilih dan ditetapkan KPU. “Tugas Relasi merupakan tugas yang tak gampang jadi butuh diarahkan biar paham tupoksi dan tidak mudah tergoda oleh kepentingan politik praktis” tuturnya, minggu (20/1) di kantor KPU Lumajang.

Selain pemateri  dari eksternal, Komisioner KPU Lumajang akan memberikan materi yang menitikberatkan pada tahapan penyelenggaraan pemilu yang strategis sebagai modal Relasi untuk disampaikan kepada basis pemilihnya. “Komisioner KPU nanti porsi materinya terkait tahapan strategis jenis surat suara pemilu 2019, proses penyusunan daftar pemilih serta alur pemungutun suara di TPS” ujarnya.

Tak hanya itu, kata Ridho panggilan akrabnya, sebagai bentuk pendalam materi, panitia sudah menyiapkan focus group discussion (FGD). Diskusi kelompok ini akan dibagi sesuai basis yang akan membahas semua materi sosialisasi sebagai bekal mereka untuk turun ke lapangan. “Diskusi sesuai kelompok basisnya agar memulai kerja tim dan saling memahami peran saat bertemu sasarannya” pungkasnya. (res)