Lumajang,kpud-lumajangkab.go.id-Tahapan Pemilihan serentak 2018 yang kini memasuki tahapan kampanye yang sedang  berjalan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  Rowokangkung mensosialisasikan evaluasi kinerja Panitia pemungutan suara (PPS) se-Kecamatan Rowokangkung yang nantinya akan menjadi penyelenggara pemilu 2019 sejak bulan Maret 2018 mendatang. Acara yang digelar di panti PKK kecamatan Rowokangkung ini diikuti 21 anggota PPS  tersebar di 7 desa yang ada.

Pada kesempatan tersebut Ketua PPK Rowokangkung, Ahmad Husaeri mengatakan, bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang digelar KPU Lumajang beberapa hari lalu. Menurutnya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam rangka pembentukan PPK dan PPS untuk penyelenggaraan pemilu 2019 mendatang. Yakni KPU kabupaten bisa mengangkat PPS yang menjadi penyelenggara pemilihan serentak 2018.

Namun tentunya harus memenuhi syarat utamanya terkait belum pernah menjabat 2 kali secara berturut-turut di jabatan yang sama, baik PPK, PPS maupun KPPS.”Sesuai yang disampaikan KPU Lumajang saat sosialisasi kepada PPK, PPS penyelenggara pemilihan kali ini bisa diangkat kembali menjadi PPS Pemilu 2019. Tapi harus memenuhi syarat sesuai PKPU 3 tahune2018 dan keputusan KPU  RI nomor 31 tahun 2018 tentang juknis pembentukan PPK, PPS dan KPPS pada pemilu 2019″ ucap Ahmad Huseari, Sabtu (24/2).

 Ahmad Husaeri meminta kepada seluruh PPS yang hadir untuk memberikan penilaian secara objektif dan autentik. Sebab penilaian ini tak hanya sekedar formalitas saja, namun sebagai tolok ukur kinerja selama beberapa bulan melaksanakan  tahapan pemilihan serentak tahun 2018. “Mohon berikan penilaian yang baik dan jangan sampai ada penilaian yang bersifat menjatuhkan, sedangkan yang bersangkutan memiliki kinerja baik dalam melaksanakan kerjanya selama pilkada tahun ini” pinta Ahmad Husaeri.