Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Relawan Demokrasi Basis Disabilitas kembali melakukan sosialisasi kepada para penyandang difabel di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tompokersan, Lumajang, kamis (7/2).

Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi ini sebanyak 20 orang terdiri dari penyandang tuna rungu, tuna grahita, dan tuna daksa. Dari jumlah tersebut, hanya separuh peserta yang sudah mengantongi hak pilih Pemilu 2019. Sementara 10 orang sisanya, diharapkan segera mengurusi dan mendapatkan hak suaranya. Seperti yang disampaikan Komisioner KPU Kabupaten Lumajang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muhamad Ridhol Mujib hasil laporan Relawan Demokrasi basis pemilih disabilitas.

“Kegiatan ini harapannya bentuk sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi penyandang disabilitas agar lebih tentang jenis dan warna surat suara Pemilu 2019,” ujarnya.

Sosialisasi di SLB ini merupakan kelanjutan sosialisasi yang dilakukan oleh Relawan Demokrasi Basis Disabilitas.

Sebelumnya, Relawan Demokrasi yang merupakan kepanjangan tangan penyelenggara Pemilu ini telah melakukan sosialisasi pertamanya di sekretariat Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang pada Sabtu (2/2).

Muhammad Ridhol Mujib selaku Komisioner KPU Lumajang menyebut Relawan Demokrasi semakin membuktikan tanggung jawab dalam menyebarkan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat. “Kita tekankan relawan basis disabilitas ini benar-benar telaten mengenalkan Pemilu secara utuh” tegasnya.

Dalam setiap sosialisasinya, para Relawan Demokrasi mengingatkan agar peserta datang ke TPS pada tanggal 17 April mendatang.

Selain itu, mereka juga memaparkan 5 jenis surat suara Pemilu 2019 yang terdiri dari Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota. (hes)